Halloween Costume ideas 2015
Latest Post





Aplikasi Dapodik PAUD adalah aplikasi yang digunakan untuk melakukan penjaringan Data Pokok Pendidikan Usia Dini (PAUD) yang terintegrasi sehingga dapat digunakan oleh entitas lembaga pemerintahan dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


Bagi para Operator Dapodik PAUD yang masih belum memahami tentang isian serta penjelasan secara rinci dari menu yang ada pada Aplikasi Dapodik Paud Versi 3.1.0, disini kami sediakan bahan untuk dipelajari sebagai panduan bagi rekan-rekan untuk penginputan datanya.






Silahkan download panduan ini :  USER MANUALDAPODIK PAUD VERSI 3.1.0





Dalam langkah kerja Input Data pada Dapodik Paud Versi 3.1.0 Tahun Pelajaran 2017/2018 Semester Ganjil ini hampir sama dengan aplikasi terdahulu sebelum nya. Untuk lebih mempersingkat waktu dan memudahkan dalam pengerjaannya berikut urutan nya satu persatu :

 1.   Setelah terinstall Aplikasi Dapodik PAUD Versi 3.1.0 terlebih dahulu kita lakukan 
      Regestrasi secara online.

2.   Menu Lembaga : ada yang baru dalam menu ini yang harus kita isi dan input data, 
     yaitu pada “Data Pendukung” ada tambahan menu “SEKOLAH AMAN”. Klik pada 
     menu tersebut dan isikan isian yang terdapat pada menu tersebut. Setelah terisi 
     baru input kembali dengan mengklik Menu “Anggota Panitia” yang terletak pada 
     bagian bawah sebelah kanan pada tampilan.




3.   Menu Sapras : tinggal Klik Menu “ACTION MENU” untuk “Lanjutkan Data 
     Periodik”.


4.   Menu PTK : Klik Menu “ACTION MENU” untuk “Salin Penugasan”

5.   Menu Peserta Didik (PD) : Klik juga “ACTION MENU” untuk “Lanjutkan Data 
     Periodik PD”

6.   Dan pada Menu Rombongan Belajar (Rombel) : kita pilih “ACTION MENU” dengan 
     yang pertama “Luluskan PD” untuk meluluskan Kelompok B, kemudian dilanjut
     kan dengan pilihan “Kenaikan Kelas” untuk Kelompok A. Dan untuk pengisian 
     Peserta Didik Baru utk Kelompok A kita input secara manual pada Menu Peserta 
     Didik (PD).



Inilah cara mudah dan cepat untuk pengisian atau penginputan Data Sekolah pada Apliksai Dapodik Versi 3.1.0 dengan menggunakan Tombol Menu “ACTION MENU”

Semoga ini dapat membantu bagi bunda dan yahnda Operator PAUD, selamat bekerja pada Pejuang Data.

Bagi yang sulit untuk mengunduh Aplikasi Dapodik pada link resmi :


 Bagi yang ingin contoh SK Sekolah Aman juga silahkan unduh klik : DISINI





Berdasarkan paparan Aplikasi PAUD Dikmas Tahun 2017, bahwasannya terdapat di dalam 3.1.0 Ditjen PAUD Dikmas nantinya akan terdapat beberapa menu pembaruan maupun perbaikan fitur dalam aplikasi Dapodik PAUD untuk entry data Dapodik PAUD pada semester 1 (ganjil) tahun pelajaran 2017/2018. Salah satunya adalah pada “Menu Lembaga” akan ditambahkan pembaruan berupa penambahan Sekolah Aman dan penambahan Anggota Panitia Sekolah Aman.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan adalah sebagai salah satu dasar untuk membentuk tim pencegahan tindak kekerasan di lingkungan Sekolah. Ini bertujuan dalam meningkatkan penyelenggaraan pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan perlu dilakukan upaya pencegahan, penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan sekolah.  SK Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan guna mewujudkan sistem organisasi yang terstruktur dan sistematis sebagai wujud komitmen bersama.

Dalam pengarsipan dan pelaporan nya  SK Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah ini wajib di inputkan pada data pokok pendidikan atau  Dapodik PAUD versi 3.1.0Contoh SK Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah ini kami bagikan sebagai referensi dalam pembuatan dan pembentukan Tim Pencegahan Tindak Kekerasan di Sekolah.



Silahkan klik :  DOWNLOAD DISINI





Dapodik PAUD 2017 untuk Awal Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan Versi Terbaru 3.1.0 bisa kita dapatkan pada halaman resmi dapo.paud-dikmas.kemdikbud.go.id. Mari kita lihat perubahan yang ada pada Versi terbaru ini dari versi sebelumnya, yaitu sebagai berikut :

1.    Lembaga
Ø [Pembaruan] Penambahan sekolah aman
Ø [Pembaruan] Penambahan anggota panitia sekolah aman

2.    Sarpras
Ø [Pembaruan] Keterangan pada input kondisi
Ø [Pembaruan] Penambahan persentase tingkat kerusakan

3.    PTK
Ø [Pembaruan] Penambahan Referensi Kepercayaan Kepada Tuhan YME & perubahan label menjadi Agama dan Kepercayaan
Ø [Pembaruan] Penambahan Menu NPWP
Ø [Pembaruan] Penambahan Riwayat Jabatan Pendidik/Tenaga Kependidikan, Kompetensi & Riwayat Karir Guru

4.    Peserta Didik
Ø [Pembaruan] Penambahan NIK Ayah dan Ibu
Ø [Pembaruan] Penambahan Kesejahteraan Peserta Didik pada data rinci


Tentang cara penginstallan Dapodik PAUD Terbaru Versi 3.1.0 silahkan Download Paparan nya pada Link ini :  PAPARAN DAPODIK PAUD VERSI 3.1.0






Untuk Tahun 2017 Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah tindak lanjut dari program Guru Pembelajar (GPO). Pengembangan profesionalitas guru melalui Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan merupakan upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependikan dalam upaya peningkatan kompetensi guru. Sejalan dengan hal tersebut, pemetaan kompetensi guru telah dilakukan melalui Uji Kompetensi  Guru (UKG) untuk kompetensi pedagogik dan profesional pada akhir tahun 2015.

Peta profil hasil UKG menunjukkan kekuatan dan kelemahan kompetensi guru dalam penguasaan pengetahuan pedagogik dan profesional. Peta kompetensi guru tersebut dikelompokkan menjadi 10 (sepuluh) kelompok kompetensi. Tindak lanjut pelaksanaan UKG diwujudkan dalam bentuk pelatihan guru paska UKG pada tahun 2016 dan akan dilanjutkan pada tahun 2017 ini dengan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai agen perubahan dan sumber belajar utama bagi peserta didik. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru dilaksanakan melalui tiga moda, yaitu: 1) Moda  Tatap Muka, 2) Moda Daring Murni (online), dan 3) Moda Daring Kombinasi (kombinasi antara tatap muka dengan daring)

Bersama ini kami bagikan kepada Rekan Pendidik Taman Kanak Kanak (TK/PAUD) Modul PKB TK yang meliputi dari kompetensi sebagai berikut :


1.        Kelompok Kompetensi A
Pedagogik : Teori Bermain Anak Usia Dini
Profesional : Merancang Kegiatan Bermain Di TK

2.        Kelompok Kompetensi B
Pedagogik : Teori Bermain Anak Usia Dini
Profesional : Merancang Kegiatan Bermain Di TK

3.        Kelompok Kompetensi C
Pedagogik : Teori Bermain Anak Usia Dini
Profesional : Merancang Kegiatan Bermain Di TK

4.        Kelompok Kompetensi D
Pedagogik : Teori Bermain Anak Usia Dini
Profesional : Merancang Kegiatan Bermain Di TK

5.        Kelompok Kompetensi E
Pedagogik : Teori Bermain Anak Usia Dini
Profesional : Merancang Kegiatan Bermain Di TK

6.        Kelompok Kompetensi F
Pedagogik : Media dan Sumber Belajar TK
Profesional : Bermain Sambil Belajar di TK

7.        Kelompok Kompetensi G
Pedagogik : Komunikasi Efektif TK
Profesional : Merancang Pengembangan Nilai Moral, Agama, Sosial, dan Emosional

8.        Kelompok Kompetensi H
Pedagogik : Konsep dan Penilaian di TK
Profesional : Laporan Perkembangan Anak TK

9.        Kelompok Kompetensi I
Pedagogik : Penelitian Tindakan Kelas di TK
Profesional : Pemanfaatan PTK dalam Mengembangkan di TK

10.    Kelompok Kompetensi J
Pedagogik : Layanan Bantuan Peserta Didik
Profesional : Pengembangan Profesi Guru


Referensi : //kurikulumnasional.net







Kartu Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau disingkat dengan SIM PKB merupakan media atau sarana yang selama ini Nomor Peserta UKG beserta Paswordnya namun setelah kegiatan tidak disimpan bahkan hilang lupa menyimpannya.


Maka dengan ini kami memberikan kemudahan kepada Bapak/Ibu Pendidik untuk mencetak Kartu SIM PKB agar mudah disimpan dan tidak hilang atau pun lupa menyimpannya. Aplikasi Kartu SIM PKB adalah Identitas PTK untuk data dan login pada SIM PKB ini kami informasikan bukan lah buatan dari Kemdikbud tentu saya tidak resmi, namun ini hanya kreasi berupa Kartu sebagai "SOLUSI" bagi yang lupa menyimpan data, karena bentuknya kertas ukuran tak compatible untuk bisa dibawa kemana saja.



Sebagai panduan penggunaan Aplikasi ini silahkan lihat video berikut ini :







Silahkan Download Aplikasi Kartu SIM PKB dengan klik : "DISINI"




Referensi :  //www.gurusd.net




Pada Tahun 2017 pelaksanaan Sertifikasi Guru melalui Pendidikan Pelatihan Profesi Guru atau dikenal dengan PLPG mengalami perubahan Struktur Kurikulum, yaitu :
1.    “ON” (Pembekalan materi secara daring selama 2 bulan)
2.    “IN” (Tatap Muka 100JP), yang meliputi Laporan Hasil Pembekalan, Pendalaman Materi, Workshop, Peer Teaching dan Ujian Akhir PLPG.
Untuk Persyaratan Peserta, Uji Kompetensi dan Syarat Kelulusan tetap sama dengan tahun 2016.


Adapun maksud dengan Pembekalan Materi PLPG di Tahun 2017 adalah :
a.     Jika dibandingkan dengan Tahap Prakondisi pada tahun 2016, pada Tahap Pembekalan Materi Tahun 2017 dilaksanakan secara terstruktur dan disertai tagihan yang jelas.
b.    Tujuan Pembekalan Materi agar peserta sebelum mengikuti datang ke LPTK untuk mengikuti PLPG Tatap Muka memiliki bekal pengetahuan yang memadai khususnya penguasaan Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional.
c.     Bentuk pembekalan materi adalah peserta sertifikasi yang telah resmi masuk kuota diberi tugas untuk mempelajari secara mandiri dua buah sumber belajar yaitu Sumber Belajar Pedagogik dan Bidang Studi Sebelum PLPG.


Dalam pembekalan awal PLPG merupaka rangkaian kegiatan yang harus diikuti oleh seluruh peserta PLPG Tahun 2017 dimana setiap peserta mempunyai kewajiban untuk membuat laporan kemajuan sebanyak 4 kali dengan mengumpulkan/mengunggah yang terdiri dari 1 (satu) Laporan untuk Materi Pedagogik dan 3 (tiga) Laporan untuk Materi Bidang Studi yang akan dinilai oleh Mentor sebagai penilai PLPG.


Untuk lebih jelasnya kami sediakan dan silahkan download penjelasannya dibawah ini :







Referensi : //gurusd.net




Guru Pembelajar merupakan sebuah komunitas kelompok kerja tempat para guru untuk mengikuti berbagai pelatihan yang dilakukan secara online atau disebut juga dalam jaringan (daring). Program Guru Pembelajar ini dapat memberikan kemudahan para guru untuk meningkatkan kompetensinya tanpa harus tatap muka dengan para mentor yang memberikan pelatihan hanya cukup menggunakan PC ataupun laptop yang terkoneksi dengan internet bahkan dapat juga melalui Hp Android. Guru akan bisa belajar dan mengikuti pelatihan secara online dari rumah, tapi tentunya si Guru tersebut telah melakukan regestrasi di situs resmi Guru Pembelajar yaitu http://sim.gurupembelajar.id




Beberapa hal yang perlu dipahami terkait dengan Program Guru Pembelajar ini Guru hendaknya mengetahui sebagai berikut :




  1. Istilah Guru Pembelajar atau disingkat dengan GP adalah sebutan kita sebagai guru yang kemudian disebut peserta. Guru pembelajar pada prinsipnya untuk pengembangan keprofesian harus berawal dari guru sendiri bukan dari luar guru atau dinas.
  2. Istilah Daring singkatan dari Dalam Jaringan, sebagai pengganti kata online.
  3. Istilah Luring yaitu Luar Jaringan, ini adalah sebagai pengganti istilah dari offline.
  4. Setiap Guru Pembelajar harus menyelesaikan Modul yang setara dengan 60 JP, 1 JP = 1 x 60 Menit, yang dapat diselesaikan sekitar 1,5 bulan. 60 JP setara dengan nilai 1 dalam Angka Kredit.
  5. Ada 10 Kompetensi yang harus dikuasai guru. Kompetensi yang "warna merah" yang harus diselesaikan oleh guru untuk "diklik" maka akan muncul modul yang harus dikerjakan.
  6. Ketentuan 10 Kompetensi yang "warna merah", adalah :
  • 8 - 10 :  Mengikuti Full Tatap Muka
  • 6 - 7   :  Mengikuti Kombinasi yang terdiri dari Daring dan Tatap Muka
  • 3 - 5   :  Mengikuti Daring
  • 0 - 2  :  Sebagai Pendamping

Untuk lebih jelasnya Bapak dan Ibu Guru sebagai Guru Pembelajar dapat mempelajarinya panduannya yang kami sediakan dibawah ini, silahkan untuk download secara gratis dengan klik judul bukunya :










Guru-guru Taman Kanak Kanak / TK selain harus memiliki modal kerja untuk mendidik peserta didik, juga harus memiliki kriteria tertentu. Perlunya modal kerja kerja seorang Guru TK idealnya adalah seorang profesional yang terdidik dan terlatih dengan baik, serta memiliki pengalaman yang kaya dibidangnya. Pengertian terdidik disini adalah mereka yang memiliki bekal pendidikan formal. Idealnya Guru TK memiliki kualifikasi akademik minimal berpendidikan Strata 1 (S1) dalam bidang apapun. Namun tak berarti mereka yang berpendidikan setingkat SLTP ataupun SLTA tidak boleh mengajar peserta didik TK karena pada dasarnya yang dibutuhkan seorang Guru TK adalah kemampuan nya yang setingkat sarjana Strata 1 bukan dilihat dari Ijazahnya.

Memang faktanya sebagian besar Guru Pendidikan Anak Usia Dini / PAUD termasuk didalamnya Guru TK belum sarjana. Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Direktur Pembinaan PAUD Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemdikbud RI ibu Ella Yalaelawati seperti di kutip halaman beritasatu.com bahwa jumlah Tenaga Kependidikan PAUD saat ini sebanyak 588.475 orang. 

Dari jumlah tersebut sebanyak 22.972 orang berlatar belakang pendidikan SLTP dan 289.762 berpendidikan SLTA. Kemudian lulusan akademik Diploma sebanyak 75.678 orang dan berpendidikan Strata 1 / S1 sebanyak 196.181 orang selanjutnya Guru dan Tenaga Kependidikan lulusan Strata 2 / S2 terdapat 3.882 orang.

Kriteria lain yaitu terlatih dengan baik, Guru TK haruslah seorang guru yang menguasai teknik mendidik, memiliki pengetahuan tentang cara-cara mendidik maupun membuat rancangan kegiatan (Mingguan dan Harian) dan mampu mengorganisasikan kelas. Dan juga mengetahui cara menghadapi berbagai macam permasalahan anak mulai dari perkelahian antar anak sampai dengan menggiatkan kelompok belajar.

Guru-guru TK niscaya membutuhkan pelatihan-pelatihan untuk mampu mendidik anak-anak usia TK. Pelatihan-pelatihan ini menyangkut penguasaan kurikulum, pengetahuan tentang kompetensi dasar yang mesti dibekalkan ke anak didik. Metode-metode yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan kurikulum dan lain-lain. Pelatihan yang paling dibutuhkan tentu saja materi bermain sebagai metode untuk penanaman nilai-nilai yang diharapkan disemaikan dalam jiwa anak-anak TK.

Kriterai lain pengalaman yang kaya dibidangnya. Mereka yang sudah lama menjadi guru TK pasti akan lebih lihai dalam menghadapi anak peserta didik yang masih berusia dini ini dibanding para Guru pemula. Bagaimana cara menangani anak yang pemberontak, perengek, pengganggu dan lain-lain ? Pengalaman yang panjang karena itu diharapkan dalam meningkatkan Kompetensi Guru TK untuk menjalankan tugasnya.

Selanjutnya krteria kecintaan yang tulus pada anak, berminta pada perkembangan anak, bersedia mengembangkan potensi yang dimiliki anak, hangat dalam bersikap dan bersedia bermain dengan anak. Kata kuncinya disini adalah mencintai anak, jika rasa cinta pada anak-anak sudah muncul didalam hatinya maka sikap-sikap berikutnya akan mengikut seperti memperhatikan, memedulikan, bersimpati, berempati, sikap hangat dan seterusnya.

Guru TK adalah Guru yang konsisten sekaligus luwes dan licah dalam menghadapi kebutuhan minat dan kemampuan anak.

Kriteria Guru yang Ideal Belum Tentu Dapat Dipenuhi oleh Seorang Guru TK Namun yang Penting adalah Usaha Kearah Itu.




Referensi : //Anggun.PAUD.Kemdikbud//Nugroho, Aktifis Pendidikan


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget