Periodesasi Tugas Tambahan Kepala Sekolah


Kepala Sekolah adalah Guru yang diberi Tugas Tambahan memimpin dan mengelola sekolah. Pengawas adalah Guru yang diberikan Tugas Tambahan melaksanakan fungsi pengawasan pendidikan. Sebagai Kepala Sekolah atau Pengawas tidak mendapat sertifikasi, tetapi karena mereka sejatinya adalah Guru maka mengikuti program sertifikasi. Selanjutnya kepada mereka yang mendapat kepercayaan jabatan struktural manapun seyogyanya tidak lupa bahwa anda berangkat karir awalnya adalah Guru.

Tugas tambahan Guru sebagai Kepala Sekolah seakan menjadi jabatan seumur hidup atau hingga pensiun tanpa mengingat lagi regenarasi, sehingga dimungkinkan menurunnya prestasi dan kinerja. Pelaksanaan periodesasi kepala sekolah bukan berarti semata-mata mengganti kepala sekolah sebab periodesasi lebih pada ukuan masa tugas dari pengangkatan seorang guru menjadi kepala sekolah dalam kriteria tugas tambahan.

Memberi kesempatan kepada guru sebagai generasi penerus yang lebih enerjik dalam suasana baru, berkompetensi, setidaknya dalam setiap akhir periodesasi ada seleksi calon kepala sekolah baru. Para Guru saat itu yang belum menjadi kepala sekolah (dan mungkin yang pada saat ini telah menjadi kepala sekolah) pun mendukung terhadap program periodesasi, seperti yang dijelaskan pada BAB V dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 28 Tahun 2010, yaitu :

  1. Kepala Sekolah/Madrasah diberi 1 (satu) kali masa tugas selama 4 (empat) tahun.
  2. Masa tugas kepala sekolah/madrasah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diperpanjang untuk 1 (satu) kali masa tugas apabila memiliki prestasi kerja minimal baik berdasarkan penilaian kinerja.
  3. Guru yang melaksanakan tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah 2 (dua) kali masa tugas berturut-turut dapat di tugaskan kembali menjadi kepala sekolah/madrasah di sekolah/madrasah lain yang memiliki nilai Akreditasi lebih rendah dari sekolah/madrasah sebelumnya, apabila : telah melewati tenggang waktu sekurang-kurangnya 1 (satu) kali masa tugas; atau memiliki prestasi yang istimewa.
  4. Prestasi yang istimewa sebagaimana dimaksud pada ayat (3) adalah memiliki nilai kinerja amat baik dan berprestasi di tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi/Nasional.
  5. Kepala sekolah/madrasah yang masa tugasnya berakhir, tetap melaksanakan tugas sebagai guru sesuai dengan jenjang jabatannya dan berkewajiban melaksanakan proses pembelajaran atau bimbingan dan konseling sesuai dengan ketentuan.
"Perlu diketahui, bahwa periodesasi dimulai tanggal 2 Januari 2004 dan selanjutnya masa tugas kepala sekolah ditetapkan selama 4 (empat) tahun dalam 1 periode. Maka periode kesatu dimulai sejak tanggal 2 Januari 2004 - 1 Januari 2008. Periode kedua mulai 2 Januari 2008 - 1 Januari 2012, sedangkan periode ketiga mulai 2 Januari 2012 - 1 Januari 2016. Berdasarkan ketentuan tersebut tidak dikenal lagi ada periode keempat"

Jadi berdasarkan ketentuan periodesasi kepala sekolah diatas, kepala sekolah yang memasuki periode ketiga mereka yang dimutasi sebelum akhir masa tugasnya. Misalkan seorang kepala sekolah dimutasi pada tanggal 1 Oktober 2014 dari sekolah A ke sekolah B dan dilantik pada tanggal 5 Oktober 2014 ini tidak berarti masa tugasnya sebagai kepala sekolah di perpanjang 4 tahun lagi setelah pelantikan sebagai kepala sekolah yang dimutasi tersebut.


sumber : Kabar Guru pada link : http://kkgjaro.blogspot.com






Advertisement

0 Comments


EmoticonEmoticon